Pemahaman Alergi yang Baik Dapat Mengurangi Dampak Negatif Alergi

36cd994f1f47d1bacfbd3e5ddb78831b
pic taken from pinterest

Ada nggak manteman¬†yang nggak pernah kena alergi dari kecil sampek sekarang? Nggak pernah sama sekali gitu maksudnya. Keren amat ya nggak pernah kena alergi ūüėÄ

Nah terus buat manteman yang pernah kena alergi, kalau boleh tahu pemicunya apa? Apakah alergi makanan, suhu, bahan pakaian atau obat?

Seumur-umur saya beberapa kali pernah kena alergi dan yang namanya alergi itu beneran deh nggak nyaman banget. Ketika alergi datang dan kitanya udah dewasa aja nggak enaknya bisa bikin nangis, apalagi kalau anak-anak yang kena?

Waktu kecil saya punya alergi dengan produk ayam dan telur negeri, mungkin karena biasa hidup di desa makan ayam dari ayam kampung peliharaan sendiri, makan telur juga dari ayam sendiri. Kalau buat dimakan sendiri baik waktu tinggal bareng nenek atau tinggal bareng orang tua sama aja, mereka lebih suka semuanya berasal dari ayam sendiri. Hemat karena nggak usah beli dan udah jelas sehat soalnya diurusin sendiri juga. Jadi gitu pertama nyobain ayam dan telur negeri saya langsung gatel-gatel sekujur tubuh, saking sakit dan gatelnya sampek kaki luka gak keruan kena garuk.

Ibu saya panik dong waktu itu dan segera ngasih saya jamu tradisional dari tanemankebun sendiri untuk menetralisir alergi. Itu waktu saya kecil yang mana 20 tahun an lalu. Untung ibu saya cepet tanggap ya.

Tahu nggak, kurangnya pemahaman alergi yang baik serta penanganan yang baik dapat mengakibatkan dampak negatif terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak lho. Seringkali para orangtua, terutama yang belum mendapatkan penyuluhan mengenai alergi pada anak menganggap sepele kasus alergi yang terjadi pada anak. Padahal ini bisa berakibat fatal bahkan nggak jarang, dapat menyebabkan resiko kesehatan dan tumbuh kembang yang terganggu hingga berakibat kematian.

Tentu pertanyaan retoris bahwa orangtua mana sih yang nggak ingin anaknya selalu sehat dan ceria? Pasti dong semua orangtua menginginkan anaknya tumbuh sempurna, ceria dan cerdas. Makanya penting sekali bagi para orangtua untuk senantiasa memperhatikan kondisi kesehatan anak-anak, terlebih lagi jika anak belum dapat mengungkapkan apa yang dia rasakan dengan baik.

Orangtua kudu sebisa mungkin cepat memahami bahwa berbagai permasalahan kesehatan pada anak, salah satunya adalah alergi, bisa mengakibatkan dampak negatif contohnya berikut ini:

#1 Gangguan pencernaan
Alergi yang terjadi terus menerus misalkan diare, dapat menyebabkan melemahnya kekebalan sistem pencernaan pada anak. Hal ini ditandai dengan mudahnya anak mengalami sakit perut, kembung hingga muntah-muntah setelah memakan makanan tertentu.

#2 Gangguan motorik dan perilaku anak
Anak yang mengalami alergi terus menerus cenderung terganggu aktivitas motorik nya. Hal ini juga berkaitan dengan penurunan kesehatan dan daya tahan tubuh si anak.

#3 Gangguan emosional anak
Jika alergi tidak ditangani dengan baik, manifestasi klinis yang terjadi pada anak juga dapat memicu gangguan emosional pada anak. Misalkan anak menjadi cenderung mudah gelisah, cengeng, mudah terkejut, hingga permasalahan pada konsentrasi anak.

#4 Menghambat tumbuh kembang anak
Alergi yang tidak ditangani dengan baik dapat mengakibatkan penurunan kesehatan dan sistem kekebalan tubuh anak. Sehingga mengakibatkan malnutrisi, berat badan yang susah naik dan anak menjadi mudah sakit.

Solusi alergi anak yang baik mencegah resiko-resiko tersebut dan memberikan asupan nutrisi yang terbaik dengan berbagai produk susu SGM yang bisa disesuaikan oleh kebutuhan si anak, karena sudah dilengkapi dengan Presinutri+ sebagai nutrisi lengkap tumbuh kembang anak.

Ada pengalaman menghadapi anak yang sedang alergi? Sharing yuk!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *