Ngopi di Amstirdam Coffee & Roastery Malang, Kopi Serius Harga Bercanda

Udah agak lama saya baca postingnya Meriska mengenai Amstirdam ini. Tempat giling kopi yang juga bisa banget didatangin untuk ngopi-ngopi dan nongkrong dengan rasa kopi yang enak dan harga yang ramah banget di kantong. Pas lagi ngobrol sama Meriska juga dia kembali mempersuasi saya untuk nyobain kopi disini yang menurut dia jenis kopi serius bukan kopi yang sekadar famous dan lebih mengutamakan faktor cozy coffee shop-nya sebagai daya jual utama dibanding kopinya sendiri.

Sebagai penggemar kopi sejak kecil karena turunan para wanita di keluarga saya yang kebanyakan suka minum kopi, pastinya saya penasaran dan pengin mampir ke tempat yang satu ini. Sayangnya saya sudah jarang banget ke Malang karena si adek sudah tidak kuliah lagi disana. Jadi rasa penasarannya lama banget nggak juga kesampean. 

Meanwhile, suami ada urusan yang berhubungan dengan pekerjaan di Malang yang ngajak saya juga. Saya keinget tempat giling kopi yang sempet diceritain Meriska ini. Dan hari Sabtu malem setelah suami selesai dengan urusannya dan istirahat, kami berada di Amstirdam Roastery. Dibela-belain banget ke Malang dari hotel tempat kami menginap di Batu dan balik lagi demi kopinya sampai sekalian beli beberapa gelas karena hari minggu dia tutup.

Lokasinya di bilangan Soekarno Hatta Malang bisa dibilang butuh effort nyarinya. Soalnya letaknya di kawasan ruko-ruko gitu, rada nyempil dan nggak kelihatan dari jalan raya. Untunglah Google Maps bisa diandalkan untuk menemukan tempat giling kopi ini. Setelah dekat, rupanya nggak susah untuk menemukan Amstirdam. Nggak harus nanya-nanya nyari tempatnya lagi karena cukup menonjol dibanding ruko-ruko disekitarnya. Ada live accoustic musik di pelataran dan banyak anak muda yang menghabiskan waktu dengan mengobrol dan menikmati kopi. Kebanyakan terlihat seperti masih mahasiswa. Hanya beberapa yang mencirikan sebaya dengan kami.

Beginilah kondisi Amstirdam saat pertama kali saya mampir ke tempat giling kopi yang bisa sekalian ngopi ini. Jangan berekspektasi tempat cozy seperti cafe-cafe hits tempat gaul millenial pada umumnya yang dingin dan nyaman. Disini hanya tersedia rak-rak yang penuh dengan biji kopi dan kemasan kopi bubuk, alat penggiling kopi, ragam alat pembuat kopi dan barista yang sibuk membuat kopi dengan serius, meja-meja panjang dan kursi yang nyaris penuh oleh penikmat kopi yang sedang mengobrol. Cake dan pastry pendamping kopi? Tentu saja tidak ada. Snack yang tersedia biasanya adalah makanan tradisional sejenis donat kampung, tahu isi, risol dan semacamnya, meskipun kadang mungkin kita bakal bertemu dengan brownies. Pendingin ruangan nggak berasa eksistensinya. Tapi sepertinya itu tidak mempengaruhi suasana.

Pengin stock kopi lokal untuk dinikmati di rumah, banyak banget kemasan kopi bubuk siap seduh yang bisa kita beli disini. Kopi-kopi bubuk yang tersedia adalah kopi bubuk lokal yang berasal dari berbagai daerah di nusantara. Kamu bisa memilih random atau berdasarkan karakter rasa dari kopi yang kamu suka. Ada notes rasa yang dibubuhkan di kemasan setiap kopi untuk membantu kita memilih sesuai rasa kopi yang kita mau.

Karena saya pesan beberapa, sekitar 4 gelas kopi sejuk, 1 kopi vietnam dan coklat sejuk untuk suami dan terlalu nggak sabar untuk nunggu semua pesanan takeaway selesai, maka saya nyobain satu gelas yang udah selesai dibuatin masnya. Segelas kopi sejuk takeaway kemasannya seperti dibawah ini:

Kopi sejuk adalah nama menu Amstirdam Cofee Roastery untuk es kopi susu, sementara coklat sejuk adalah coklat yang dicampur dengan susu dan es batu.

Jadi bagaimana rasanya?

Kopi sejuknya enak banget, sama sekali nggak kalah dengan kopi buatan cafe mahal. Rasa kopinya dapet banget, berasa kopinya gitu. Bukan seperti kopi-kopi susu kemasan yang sedang booming di mall-mall yang rasanya dominan gula dan susu, bikin saya ngerasa rugi beli karena berasa ngga ada bedanya dengan nyeduh kopi sachet seharga seribu-dua ribuan dari minimarket. Paduannya pas banget, campuran susu membuat ada rasa gurih dalam kopi yang menambah cita rasanya tanpa bikin eneg dan manis gula jawa yang khas dan nggak berlebihan bener-bener bikin jatuh cinta. Kopi Vietnamnya juga enak gila, kopi yang pekat dan kental dengan paduan susu dan hint cokelat yang harmonis, ternyata saya justru paling cinta sama kopi Vietnamnya yang sayang banget ngga sempat foto. Ini kopi yang bener-bener worth every penny dibeli.

Coklat sejuknya juga enak, pas nggak eneg, nggak pahit dan ngga terlalu manis seperti kebanyakan minuman coklat yang dijual baik di cafe dan stand-stand yang menjamur di kota Malang. Mana harganya juga murah banget seharga baso abang-abang yang lewat depan rumah tapi rasanya juara dan nggak murahan sama sekali.

Berapa harganya?

Ini dia pricelist-nya:

Gimana? Bercanda banget kan murahnya? 😉 Murah banget lah untuk kopi seenak ini dan nggak repot bikin sendiri pula. Sejak itu Amstirdam Coffee & Roastery ini jadi tempat favorit saya yang wajib mampir setiap ke Malang. Ya tiap kali suami ngajakin ke Malang artinya dia kudu siap-siap nganterin saya kemari sih hahaha :p

Nah tuh kan jadi kangen kopi sejuknya Amstirdam deh, dengan standar gula dikurangin dikit.

Tapi sayangnya cuma ada di Malang di daerah Soekarno Hatta aja, nggak buka di tempat lain 🙁

Tertarik mampir?

 

Amstirdam Coffee & Roastery

Alamat: Ruko Soekarno Hatta Indah, D18, Mojolangu, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65142

Buka hari Senin – Sabtu, jam 09.00-22.00 WIB

Hari minggu dan hari libur nasional tutup

 

Related posts

1 Comment

  1. Aku juga suka vietnam drip yang dingin, cuma porsinya dikit, wkwk. Duh, udah lama gak ke sini.. Dari kapan hari ngidam es kopi susu.

    Daripada beli kopi franchise2 yang manis itu, mending beli kopi indomaret point mbak. Cappucino atau Moccacinonya berasa kopinya, gak usah ditambah gula. Murah lagi 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *