Resep: Mie Instant Hack Untuk Diet

Siapa sih yang nggak tergoda untuk makan mie instant? Niatnya nggak lagi pengin makan mie instant… tapi kalau pas orang lain bikin, nyium baunya doang aja langsung ikutan pengin makan kan? Ya nggak?

Padahal makan mie instant sebiji manalah bisa memuaskan lidah dan perut kita? Kebanyakan pecinta mie instan belum puas kalau makan mie instant satu bungkus yang biasa, kalau nggak jumbo ya dua bungkus minimal. Baru deh puas dan kenyang.

Hmm… sementara kita inget nih kalau makan mie instant banyak-banyak nggak baik buat tubuh, apalagi untuk diet. Kalorinya gede dan kandungannya kurang mencukupi makronutrisi tubuh kita. Jadi harus gimana dong? Nggak boleh makan mie instant?

Ya boleh-boleh aja sih asal ya nggak setiap hari juga. Terkait aspek kesehatan, bisa nanya orang yang sesuai dengan bidangnya ya. Karena disini saya mau sharing apa yang saya lakukan kalau saya lagi pengin banget makan mie instant tapi nggak pengin perut kembung habis makan mie, cukup kenyang dan puas tanpa pengin nambah porsi mie-nya. Sementara saya sedang dalam usaha memperbaiki pola makan yang lebih sehat dan baik untuk tubuh, nggak pengin lagi sakit-sakit kayak dua tahun lalu.

Ngomong-ngomong ada nggak yang sering banget sehabis makan mie instant jadi kembung gitu dan pastinya makan satu berasa nggak puas, masih laper kayak sebungkus itu cuma lewat doang di tenggorokan? Padahal mie instant kalorinya bisa jadi sama kayak sepiring nasi dengan lauk dan sayur loh. Saya sering banget ngerasa gini soalnya nih.

Sebagai salah satu penggemar mie instant yang juga sedang berusaha menjalani hidup sehat dan diet yang seimbang, saya mikir gimana agar mie instant yang saya makan kalorinya nggak terlalu besar. Meski kalorinya nggak gede banget tapi bisa kenyang, nggak bikin kembung dan bisa mencukupi kebutuhan tubuh saya. Pokoknya lengkap, tetap puas sama rasa dan porsinya tanpa harus menghilangkan komponen didalamnya contohnya bumbu bawaan, sehingga craving kita akan mie instant tercapai tapi tanpa rasa bersalah. Soalnya mie instant tanpa bumbu bawaannya tuh berasa kayak nggak makan mie instant, ya kan?

Bahan-bahan:

  • Mie instant 1 bungkus dari brand apapun, kalori paling rendah. Basanya saya suka rasa ayam bawang (rasa lain nggak masalah, mau goreng juga nggak masalah asal diperhatikan kalori di bungkusnya).
  • Sawi putih 100 gram kalau nggak terlalu lapar, 200 gram kalau laper banget misalnya untuk menu utama makan siang. Cuci bersih dengan eco enzim atau pencuci sayur agar pestisidanya hilang, potong-potong
  • Cabe rawit secukupnya sesuai selera, potong-potong
  • Telur rebus satu butir
  • Dada ayam rebus potong dadu 50 gram/75 gram kalau laper banget

Cara membuat:

porsi standar: 499 kalori

  • Didihkan air, masukkan sawi putih, cabe rawit iris dan daging ayam rebus hingga sawi matang tapi masih crunchy ya, nggak sampai lembek. Tiriskan.
  • Masukkan mie  ke bekas rebusan sawi putih, masak mie hingga setengah matang
  • Siapkan bumbu di mangkuk
  • Tuang mie instant yang sudah matang di mangkuk, aduk hingga bumbu tercampur rata. Masukkan sawi putih,  ayam rebus dan telur rebus

porsi lapar: 585 kalori

  • Didihkan air, masukkan sawi putih, cabe rawit iris dan daging ayam rebus hingga sawi matang tapi masih crunchy ya, nggak sampai lembek. Tiriskan.
  • Masukkan mie  ke bekas rebusan sawi putih, masak mie hingga setengah matang
  • Siapkan bumbu di mangkuk, tambahkan kaldu jamur dan bubuk cabe kering (bukan boncabe) untuk menambah rasa kuah karena isi porsi yang lebih banyak
  • Tuang mie instant yang sudah matang di mangkuk, aduk hingga bumbu tercampur rata. Masukkan sawi putih,  ayam rebus dan telur rebus

Hasilnya seporsi mie instant persilangan dengan mie dok-dok abang-abang hehe. Yang paling penting, lengkap udah ada karbo, sayur dan  proteinnya. Pastinya kenyang tanpa merasa bersalah. Bayangin kalau bikin mie dua bungkus, kalorinya 600 sendiri, belum ditambah telur dan lain-lain, belum resiko perut kembungnya. Arrhhhh! No no!

Tapi tetep ya, jangan sering-sering juga makan mie instant-nya. Real food dan karbo komplex lebih mengenyangkan dan sehat untuk tubuh kita 😀

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *