Review: Zenbu – House of Mozaru

Penasaran sih pas lewat di resto ini, kata suami sih enak. Jadi letaknya di tengah kota Surabaya gitu. Jalan Manyar Kertoarjo No.98, Manyar Sabrangan, Mulyorejo. Aksesnya nggak susah karena di tengah kota dan relatif mudah ditemuin. Akhirnya kesampaian juga awal januari lalu nyobain makanan disini. Alhamdulillah. Hehe. Tapi karena lagi hujan pas makan disini jadi nggak bisa foto bagian depannya nih.

Begitu masuk, waiter dan waitressnya langsung menyambut dan ngucapin selamat datang, ramah deh. Pas kami datang sih relatif sepi ya cuma ada beberapa orang aja yang makan disitu. Ini pemandangan yang menyambut kami setelah masuk ke dalam Zenbu. Jendela kaca dengan lampu-lampu warna kuning terang, cute! Saya suka desain tempat ini.

Continue Reading

Review: Nasi Goreng Malang – Tempat Biasa dengan Rasa Istimewa

Malang adalah salah satu kota favorit saya, ya suasananya ya hidangan kulinernya yang enak tapi murah. Ceritanya saya sedang singgah ke kosan si adek terus mati lampu padahal kami kelaperan banget, sementara kosannya tuh gimana ya… rada gelap tanpa lampu mana panas pula. Ya sudahlah terus kami keluar buat cari makan buru-buru karena udah kelaperan banget itu.

Bingung sih mau makan dimana. Dan si adek ngajakin saya ke sebuah warung rada sepi nggak jauh dari Malang Town Square, namanya Nasi Goreng Malang. Kata dia sih enak.

Memang tempat makannya kelihatan biasa aja banget gitu, bukan cuma rada sepi tapi beneran sepi semacam kayak belum buka sama sekali. Cuma ada satu mas-mas di belakang meja, saya nanya ke mas itu apakah tempat makannya udah buka? Masnya bilang udah dan menyodorkan kepada saya daftar menu yang bisa dipesan.

Ini dia:

Continue Reading

Warung Khas Batu – Nama ‘Warung’, Suasana Cafe yang Homey

“Ke Batu kemana lagi ya?” pertanyaan ini sering banget ditanyakan suami ke saya kalau kami sedang main ke Batu. Saking nggak tahunya mau kemana lagi, soalnya semua tempat wisata di Batu yang ramah dilewati mobil kok rasa-rasanya sudah kami cobain semua. Pernah juga ke beberapa tempat makan yang katanya lagi hits tapi ujung-ujungnya kami merasa matok ekspektasi terlalu tinggi, soalnya tempat-tempat itu memang lokasinya strategis banget deket sama tempat wisata keren yang nggak pernah sepi pengunjung. Tapi ternyata rasanya biasa aja dan cenderung over price jauh banget, porsinya juga kecil.

Kayaknya sekitaran dua mingguan lalu saya baca review soal tempat ini dari teman Blogger yang sering review kuliner Malang. Jadi tertarik karena dia bilang kopinya enak dan porsinya juga gede. Jadi berangkatlah saya bertiga bareng adek-adek di kos. Ternyata Warung Khas Batu ini tempatnya di dalam The Batu Hotel & Villsa, masih satu bagian juga kok dengan The Batu Hotel & Villas. Lucunya tempat ini sering kami lewatin setiap kali riwa-riwi ke Batu tapi nggak pernah ngeh kalau disitu ada tempat makan yang bisa kami mampirin meskipun nggak nginep di hotelnya. Parkiran luas dan suasanya memang homey banget. Di bagian depan ada pasangan ibu-ibu dan bapak-bapak sedang duduk-duduk mengawasi pemandangan jalan raya dan Batu yang keren dari sudut itu.

img_1201
Kami duduk dan dihampiri mbak-mbaknya yang ramah untuk mengangsurkan menu. Masih bingung memilih-milih, saya memutuskan foto-foto bagian dalam Warung Khas Batu dulu. Nah berikut ini interiornya, homey banget ya kan.

img_1203

img_1205

img_1206

Setelah memutuskan apa yang ingin dipesan┬áSi mbak mencatat pesanan kami ke tab yang dia bawa-bawa, canggih! Menu di warung khas batu, meskipun namanya ‘warung’ tapi menurut saya menunya variatif. Rasa tradisional juga ada, rasa westernnya juga ada. Berikut ini saya foto-foto menu lengkapnya. Harganya juga murah lho. Soal rasa, nanti kita coba.

Continue Reading

Bedanya Panties Pizza Surabaya dengan Malang

img_0384

Saya sedang pengin makan pizza dengan keju yang super banyak, tapi sedang dalam kondisi malas ngulenin adonan pizza. Salah satu alasannya adalah karena saya belum pernah bikin pizza sendiri, malas jika gagal di percobaan pertama sedangkan pengin banget makan pizza, saya ngajakin suami untuk makan Panties Pizza Surabaya. Panties Pizza ini lebih mirip pastel karena bentuk pizzanya tertutup dan memiliki isian di dalamnya. Saya pernah makan Panties Pizza saat sedang berada di Malang dan merasa kurang terkesan karena pizza keju yang saya pesan memiliki limpahan saus tomat di dalamnya sementara saya nggak suka saus tomat dan kurang suka mencampurkan saus apapun dalam pizza. Saya lebih sering memakannya begitu saja.

Harga panties pizza ini sangat terjangkau dibandingkan pizza pada umumnya, tengok saja daftar menu dan harganya berikut ini. Menjelang akhir bulan, mending jajannya yang murce aja sih. Pengin pizza di tanggal tua ya mending Panties Pizza ini aja.

Kata teman-teman saya, Panties Pizza di Surabaya selalu ramai oleh pengunjung. Tapi pas saya ke situ, selow dan sepi-sepi aja sih. Mungkin karena hari kerja ya. Setelah bayar, cuma nunggu sebentar kok terus pesenan pizza saya sampai deh. Saya pesan Say Cheese untuk saya dan Chick n Cheese (menu baru) untuk suami. Prakteknya sih kami bagi setengah-setengah biar sama-sama tahu rasanya haha!

Continue Reading