Review: Richeese Factory Malang – Mencicipi Ayam Pedas Berbagai Level

Kemana aja, nin sampek belum pernah ke Richeese Factory?

Hahaha iya udah lama banget sejak Richeese berdiri tapi saya belum lama ini nyobain. Saya masih inget deh pas dulu awal banget kerja di surabaya dan lagi demen makan dimsum dan cilok di BG Junction tuh Richeese Factory barusan buka di BG Junction. Karena sepintas lalu makanannya ayam-ayaman gitu makanya saya belum tertarik. Pikir saya lha kalau ayam-ayaman kan MCd dan KFC udah sering ya kan?

Bahkan meskipun beberapa teman udah nyobain dan suka tapi saya belum juga mampirin Richeese Factory ini. Pas akhirnya nyobain itu gara-gara saya sama si adek pagi-pagi kelaperan dan pengin makanan yang beda tapi nggak tahu apa. Yaudah terus setelah mempertimbangkan beberapa opsi, jadilah kami mutusin untuk makan di Richeese Factory ini.

Continue Reading

You may also like

Review: Pablo Cheese Millefeuille, Pastry Creamy yang Hits di Luar Negeri

Pernah dengar Pablo nggak? Belakangan ini Pablo sedang hits-hitsnya di Indonesia bersamaan dengan dibuka cabang pertama Pablo di mall Gandaria City Jakarta. Pablo ini terkenal dengan cheese tartnya melalui konsep baked cheese tart yang lembut dan sekali gigit lumer banget di mulut ini, Pablo mengambil hati para pecinta kuliner terlebih pecinta makanan yang menggunakan keju.

Sejak mendengar tentang Pablo, jujur sih saya penasaran banget sama cheese tartnya, tapi karena nggak mungkin ke Jakarta karena nggak ada perlu dan nggak enak juga titip-titip teman kuatir ngerepotin soalnya antriannya gila banget gitu saking banyak yang sama kepo dan penasarannya sama si Pablo ini. Ya sudahlah kekepoan rasa baked cheese tart ini saya kesampingkan dulu.

Eh suatu waktu pas iseng scroll timeline instagram, ada akun toko offline yang menjual produk luar negeri – kebanyakan berasal dari bangkok dan berjualan secara online juga. Pemilik toko ini sekaligus juga seorang personal shopper sementara saya follow akunnya. Waktu itu si pemilik akunnya pas lagi antri di Pablo Bangkok dan meng-update instagram-nya bahwa dia menerima titipan beberapa jenis Pablo antara lain Pablo Millefeuille dan Pablo Sabrel Cheese beberapa rasa. Karena bisa dikirim ke Surabaya saya penasaran dong dan jadi ikutan titip beli millefeuille yang cheese. Kalau bisa titip beli dan dikirim ke Surabaya kan berarti produknya nggak gampang basi dong ya. Kak Wulan, yang saya titipi menginfokan kapan kira-kira kue sampai di Indonesia dan mulai dikirim, saya bayar DP nya dulu, kira-kira setengah harga kue.

Continue Reading

You may also like

Review: Brownies Mommy Enjel

img_06932

Teman saya Dwi, teman yang saya kenal dari awal tes kerja hingga sama-sama tinggal di ibu kota baru saja berjualan brownies berbagai rasa. Karena masih sedang rajin banget bikin kue jadi saya belum beli brownies itu hingga bulan depannya ketika sedang dalam fase males banget baking, sekalian ngelarisin usahanya teman maka saya memutuskan untuk memesan brownies original dari dia karena mikir kalau untuk toppingnya yang macam-macam seperti nutella, cadburry dan semacamnya saya punya lengkap juga kok di rumah. Dwi atau Duwik – panggilannya – bilang kalau untuk yang original juga sudah ada topping kejunya kok.

“Oh oke,” kata saya dan bersiap nungguin brownies sampai di tangan. Mungkin browniesnya nyoklat banget sih tapi ya gitu sama kayak brownies pada umumnya, pikir saya.

img_0695

Begitu akhirnya si brownies sampai di tangan, ternyata saya salah karena itulah awalnya saya jadi addict sama brownies itu dan selalu pesan setiap kali saya sedang malas baking.

Continue Reading

You may also like