Review: Starbucks Matcha & Espresso Fussion

Halo halo!

Manteman suka minum kopi sama kayak saya, atau lebih suka minum matcha alias green tea kayak saya juga?

Maksudnya apa? Jadi lebih suka yang mana dong?

Ya kalau saya sih suka dua-duanya dong. Kopi itu teman lama, green tea sih teman rada lama tapi sama sukanya. Saya pasti bakalan galau kalau disuruh milih antara kopi dan green tea hehe. Ya tergantung kondisi perut juga sih. Kalau belum makan dan perut kosong pastinya saya prefer green tea, tapi kalau perut kenyang dan baik-baik saja ya pilih kopi. Intinya susah banget milihnya jadi mutusin tergantung kondisi perut aja gitu hehe šŸ˜€

Dari sekian banyak coffee shop yang punya menu green tea latte, resepnya Starbucks yang menurut saya paling pas. Dan menjelang ulang tahun Starbucks yang berlangsung pada bulan ini, sekitaran bulan lalu dihadirkan menu baru matcha & espresso fussion. Menurut saya keduanya adalah bagian terbaik dari Starbucks, ya kopinya ya green teanya, pokoknya ibarat resep kue ulang tahun spesial yang dibuat khusus untuk pelanggannya deh.

Memang nggak bener-bener bentuk kue sih, jadi jangan bayangin bolu keju dengan wangi campuran Blueband cake and cookies yang menggoda ya. But you get what I mean, right? Menggabungkan dua elemen yang menurut saya paling enak menjelang perayaan ulang tahunnya, menurut saya sespesial treat menu ultah untuk pelanggannya.

Jadi waktu dapat email pemberitahuan dari Starbucks kalau mereka punya menu baru matcha & espresso fussion, saya langsung pengin nyobain. Sederhana sih, soalnya saya penggemar keduanya. Ya suka matcha, ya demen banget kopi. Gimana kalau keduanya disatuin?

Langsung pengin nyobain tapi nggak serta merta langsung beli karena kuatir rasanya aneh dan saya nggak suka, mana harganya termasuk mahal lagi diatas 60,000 hehe. Pikir-pikirnya lumayan lama tuh.

Sampai akhirnya dapat kupon yang bisa ditukarkan dengan menu minuman Starbucks, ya sudah dituker sama menu baru ini. Ya masih kuatir sih kalau rasanya aneh tapi berusaha nggak banyak mikir dan langsung pesen gitu hehe.

Review?

Continue Reading

You may also like

Menilik Kelebihan dan Harga Green Coffee

Minuman hangat yang berasal dari rempah-rempah merupakan minuman favorit banyak orang di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan komoditi sumber daya alam Indonesia sendiri yang kaya akan hasil bumi diantaranya adalah rempah kopi. Berbagai jenis biji kopi dihasilkan di bumi khatulistiwa ini. Namun saat ini ada jenis kopi baru yang menurut penelitian lebih menyehatkan dibandingkan dengan biji kopi yang sebelumnya dijadikan minuman. Biji kopi hijau atau biasa disebut green coffee inilah yang memiliki khasiat anti oksidan jauh lebih tinggi dari biji kopi hitam.Ā Harga green coffeeĀ menjadi lebih mahal dibanding kopi hitam karena khasiatnya yang banyak dicari masyarakat. Apa saja kelebihan kopi hijau ini?

Biji kopi hijau sebenarnya berasal dari biji kopi yang sama dengan kopi hitam. Yang membedakan hanya cara pengolahannya saja. Jika kopi hitam diolah melalui proses pemanggangan, maka biji kopi hijau diolah tanpa proses tersebut. Proses pemanggangan sendiri ternyata menyebabkan kandungan zat aktif pada kopi yang disebut zat klorogenat menjadi lebih sedikit. Zat klorogenat adalah anti oksidan aktif yang banyak terdapat pada biji kopi. Dengan melewati proses pemanggangan itulah biji kopi hijau dapat memiliki zat klorogenat jauh lebih banyak dari pada biji kopi hitam.

Dengan kandungan zat klorogenat yang tinggi, biji kopi hijau memiliki berbagai kelebihan dibandingkan biji kopi hitam, diantaranya:

Continue Reading

You may also like

Review: Warung Khas Batu – Nama ‘Warung’ dengan Suasana Cafe yang Homey

“Ke Batu kemana lagi ya?” pertanyaan ini sering banget ditanyakan suami ke saya kalau kami sedang main ke Batu. Saking nggak tahunya mau kemana lagi, soalnya semua tempat wisata di Batu yang ramah dilewati mobil kok rasa-rasanya sudah kami cobain semua. Pernah juga ke beberapa tempat makan yang katanya lagi hits tapi ujung-ujungnya kami merasa matok ekspektasi terlalu tinggi, soalnya tempat-tempat itu memang lokasinya strategis banget deket sama tempat wisata keren yang nggak pernah sepi pengunjung. Tapi ternyata rasanya biasa aja dan cenderung over price jauh banget, porsinya juga kecil.

Kayaknya sekitaran dua mingguan lalu saya baca review soal tempat ini dari teman Blogger yang sering review kuliner Malang. Jadi tertarik karena dia bilang kopinya enak dan porsinya juga gede. Jadi berangkatlah saya bertiga bareng adek-adek di kos. Ternyata Warung Khas Batu ini tempatnya di dalam The Batu Hotel & Villsa, masih satu bagian juga kok dengan The Batu Hotel & Villas. Lucunya tempat ini sering kami lewatin setiap kali riwa-riwi ke Batu tapi nggak pernah ngeh kalau disitu ada tempat makan yang bisa kami mampirin meskipun nggak nginep di hotelnya. Parkiran luas dan suasanya memang homey banget. Di bagian depan ada pasangan ibu-ibu dan bapak-bapak sedang duduk-duduk mengawasi pemandangan jalan raya dan Batu yang keren dari sudut itu.

img_1201
Kami duduk dan dihampiri mbak-mbaknya yang ramah untuk mengangsurkan menu. Masih bingung memilih-milih, saya memutuskan foto-foto bagian dalam Warung Khas Batu dulu. Nah berikut ini interiornya, homey banget ya kan.

img_1203

img_1205

img_1206

Setelah memutuskan apa yang ingin dipesanĀ Si mbak mencatat pesanan kami ke tab yang dia bawa-bawa, canggih! Menu di warung khas batu, meskipun namanya ‘warung’ tapi menurut saya menunya variatif. Rasa tradisional juga ada, rasa westernnya juga ada. Berikut ini saya foto-foto menu lengkapnya. Harganya juga murah lho. Soal rasa, nanti kita coba.

Continue Reading

You may also like