Review: Menikmati Sunset Indah Di The Klapa Dreamland, Bali (Family Friendly)

Saya menemukan hidden gems ini saat berada di Bali, beberapa tahun yang lalu. Namun saya baru saja menemukan foto-fotonya belum lama ini sehingga tulisan ini baru sempat saya susun. Saat itu kami baru saja kembali dari Uluwatu dan membutuhkan tempat untuk sholat. Langsung dong kami cari masjid terdekat. Masjid terdekat tidak jauh dari pantai Dreamland.

Waktu nemu masjidnya rasanya takjub banget. Jadi kami masuk ke sebuah area perumahan mewah di Dreamland yang sepi banget, tapi disitu cukup lengkap rumah ibadahnya. Kami menemukan gereja besar tepat sebelahan dengan masjid besar. Cukup bersih dan terurus. Ya proper lah. Selama di Bali kami jarang sekali menemukan tempat sholat yang proper untuk dipakai sholat. Nemu masjid yang segede itu dengan fasilitas cukup lengkap rasanya terharu.

Usai sholat, karena sudah sampai disitu, kami berencana menyaksikan sunset di Dreamland. Akhirnya kami mencari resto di area Dreamland agar kami bisa menyaksikan sunset dengan nyaman. Resto yang terdapat di area Dreamland bernama The Klapa, ternyata itu adalah resto milik hotel dengan nama yang sama yaitu The Klapa Resort.

Continue Reading

You may also like

Review: Crunchaus Salads – Caesar Teaser, Waldorf Chicken, Konichiwa dan Wow Wow West Salad Wrap. Nggak Suka Salad? Coba ini Dulu!

Sebenarnya saya bukan orang yang suka salad. Selama ini saya sudah pernah nyobain beberapa macam salad yang dijual di resto tapi rasanya nggak ada yang saya suka. Sewaktu saya mengikuti program diet pun sama saja, salad nggak pernah jadi makanan favorit saya.

Sebagai orang Indonesia dengan selera lidah Indonesia terutama Jawa Timur dan sekitarnya, saya lebih suka makan sayur pakai sambal alias lalap atau urap dengan cita rasa lokal daripada salad yang sausnya sering bikin saya eneg.

Continue Reading

You may also like

Review: TBRK Tepi Barat Rumah Kopi, Coffee Shop di Surabaya Barat

Jujur sudah agak lama juga penasaran dengan cafe yang satu ini sih, soalnya nggak jauh dari rumah jadi bolak-balik ngelewatin. Seperti coffee shop-coffee shop lain, interior dan penataan cahayanya beneran menarik mata. Karena pintu dan jendelanya dari kaca-kaca transparan, jadi sambil lewat pandangan mata kita akan langsung bisa menjelajahi isi coffee shop.

Dan jadi pengin mampir, LOL ūüėÄ

Continue Reading

You may also like

Review: Diagon Alley Bubble Cheese Milk, Soft Boba Pertama Saya

Tapi makin kesini makin banyak brand-brand bubble tea baru, baik yang local maupun dari luar negeri. Diagon Alley termasuk brand boba asal lokal yang terinspirasi boba brand luar negeri dari Taiwan, The Alley CMIIW ya… Untuk saat ini gerai-gerai brand Diagon Alley hanya tersedia di Jakarta dan belum ada di kota lain. Saya sebagai Potterhead, tentu saja pengin nyobain. Hehe memang tidak ada hubungannya sih. Tapi saya memang lagi kangen universe of Harry Potter huhu. Semoga bakalan ada film-film dan bukunya yang dibuat lagi sekuelnya.

Continue Reading

You may also like

Review: Cheese Bagel by Starbucks, Teman Ngopi Enak Rendah Kalori

Cheese bagel ini belakangan menjadi kue favorit saya kalau pas pengin makan kue di Starbucks. Ini enak banget dimakan pas lagi anget, rada chewy, keju banget tapi nggak terlalu asin. Jadi rasa kejunya light gitu. Dipermukaan bagel dikelilingi keju panggang, kalau dibagian dalamnya ada beberapa bagian yang berkeju. Cheese bagel dihidangkan dengan spread berupa cream cheese.

Continue Reading

You may also like

Review: KFC Cheesy Rods, Kudapan Saus Keju Terbaru dari KFC

Suka keju?

Menu kudapan baru dari KFC ini wajib banget kamu coba!

Ngomong-ngomong, sebagai penggemar keju saya langsung tergoda nyobain menu ini dong. Penasaran setelah pertama kali melihat update social media dari KFC tentang si Cheesy Rods ini. Fotonya memang nampak menggiurkan dan bikin penasaran.

Continue Reading

You may also like

Review: Cheesecake Prinzasskyr, No-Bake Cheesecake dengan Biscuit Crumble

Slow weekend is my simple happiness.

Meskipun lebih sering cuma jadi impian ketimbang kenyataan *haha. Bisa dibayangin gimana udah seneng banget kalau weekend nggak usah mikirin deadline project dan mikirin hal-hal super penting yang sehari-hari sudah membajak sebagian besar isi otak contohnya urusan rumah yang nggak pernah kelar, selalu ada aja to do list-nya dari hari ke hari.

Makanya bisa baca-baca surat dari teman, dekor jurnal, minum kopi susu ditemenin cheesecake tanpa kepikiran apa-apa udah seneng.

Dan iya saya bisa hepi karena hal yang seremeh itu.

Continue Reading

You may also like

Review: Nanny’s Pavillon Tunjungan Plaza, Resto dengan Interior dan Dekorasi Bertema Pasar

Sudah pernah makan di Nanny’s Pavillon?

Yah teman-teman yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya mungkin sudah cukup familiar dengan resto yang satu ini. Tapi di Surabaya, sejauh yang saya tahu Nanny’s Pavillon cuma ada di satu tempat aja. Tepatnya di Mall Tunjungan Plaza. Mungkin nggak sefamous seperti di Jakarta¬†sih, yang kadang sampek harus ngantri-ngantri dan susah dapat tempat duduk kalau mau makan disini.

Pertama kali saya nyobain makan di Nanny’s Pavillon ini di salah satu cabangnya¬†yang berada di dalam mall Kota Kasablanka – Jakarta Selatan. Awal mampir karena tertarik dengan interior¬†dalam resto yang nampak bertema dan instagram-able banget itu. Lucu banget dan pengunjungnya¬†juga ramai, pertanda kemungkinan makanan yang dijual enak. Saya dan teman yang mau makan bareng di Nanny’s awalnya bener-bener berniat cuma nyobain tanpa baca-baca review dan browsing dulu. Eh dari situ setelah nyoba makan sekali ternyata makanannya enak banget. Jadilah saya jatuh hati sama menunya Nanny’s ini, si adek yang pernah saya ajakin makan disitu juga sama senengnya.

Kalau Nanny’s Pavillon di mall Kota Kasablanka itu temanya playroom (atau playground gitu *lupa*), nah¬†Nanny’s yang di Tunjungan Plaza ini temanya market. Sesuai tema, disini ada kios-kios berjajar dan berhadapan di dekat kursi-kursi dan meja untuk makan customer resto ini. Kios-kios¬†disekeliling meja makan juga lengkap dengan barang dagangan berupa sayuran, buah, roti dan papan harga.

Continue Reading

You may also like

Review: Warung Ipang, Jagonya Iga Penyet dengan Sambal Mangga Segar

Dari minggu lalu kepikiran buat makan iga penyet, tapi di rumah lagi ngga ada iga dan saya lagi males bikinnya hehe, habis paling makan sendiri doang juga. Iga penyet adalah salah satu comfort food saya, meskipun lagi nggak doyan makan jadinya tetep makan dengan semangat kalau ada si iga penyet ini :p (err oke entah karena comfort food atau karena doyan memang beda tipis).

Sebenarnya menu favorit saya kalau ke resto iga penyet sejenis ya iga + otot penyet.

Continue Reading

You may also like

Review: Sate Taichan Nyot-nyot, Porsi Memuaskan Harga Menyenangkan

menatap mangsa dari kejauhan be like…

Dari awal makanan ini ngehits, saya memang suka sama sate taichan. Suka tastenya yang ringan dipadu sambelnya yang nggak bold  di lidah bikin doyan. Banyak juga teman yang sampai niat bikin sendiri sate taichan atau ayam taichan yang dimasak dan dihidangkan seperti sate taichan, rasa yang identik hanya tidak memakai tusukan.

Tapi jajanan saya memang jarang untuk makanan berat atau lauk-lauk, lebih sering kue-kue. Makanan berat dan lauk lebih sering masak sendiri di rumah karena bisa disesuaikan sama selera yang masak hehe :p

Sebaliknya adik saya sebagai mahasiswa dan pekerja yang ngekos, sering banget makan diluar bareng teman-temannya. Karena pernah nyoba dan suka, akhirnya dia ngajakin saya ke salah satu cabang Sate Taichan Nyot-nyot di daerah G-Walk Ciputra.

Continue Reading

You may also like

1 2 3 6