Menilik Kelebihan dan Harga Green Coffee

Minuman hangat yang berasal dari rempah-rempah merupakan minuman favorit banyak orang di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan komoditi sumber daya alam Indonesia sendiri yang kaya akan hasil bumi diantaranya adalah rempah kopi. Berbagai jenis biji kopi dihasilkan di bumi khatulistiwa ini. Namun saat ini ada jenis kopi baru yang menurut penelitian lebih menyehatkan dibandingkan dengan biji kopi yang sebelumnya dijadikan minuman. Biji kopi hijau atau biasa disebut green coffee inilah yang memiliki khasiat anti oksidan jauh lebih tinggi dari biji kopi hitam. Harga green coffee menjadi lebih mahal dibanding kopi hitam karena khasiatnya yang banyak dicari masyarakat. Apa saja kelebihan kopi hijau ini?

Biji kopi hijau sebenarnya berasal dari biji kopi yang sama dengan kopi hitam. Yang membedakan hanya cara pengolahannya saja. Jika kopi hitam diolah melalui proses pemanggangan, maka biji kopi hijau diolah tanpa proses tersebut. Proses pemanggangan sendiri ternyata menyebabkan kandungan zat aktif pada kopi yang disebut zat klorogenat menjadi lebih sedikit. Zat klorogenat adalah anti oksidan aktif yang banyak terdapat pada biji kopi. Dengan melewati proses pemanggangan itulah biji kopi hijau dapat memiliki zat klorogenat jauh lebih banyak dari pada biji kopi hitam.

Dengan kandungan zat klorogenat yang tinggi, biji kopi hijau memiliki berbagai kelebihan dibandingkan biji kopi hitam, diantaranya:

Continue Reading

You may also like

Review: Cher’s Pie – The Best Cheesy Chicken Mushroom in Town

Ini ceritanya pas lagi pengin banget makan pie, eh temen kerja saya sekaligus temenan di media sosial mengupload pie ayam keju yang kata dia sih enak. Haduh kok jadi pengin ya *lap iler* hahaha. Berhubung taste versi dia dan versi saya mirip, jadi saya percaya aja sama penilaiannya dia. Habis tragedi upload yang bikin ngiler makin pengin makan pie itu, saya chat  dia buat nanya-nanya beli dimana dan full review dari dia sekalian. Dapet deh instagramnya @chers_pie, pie homemade yang bisa di delivery ke Jadetabek.

Continue Reading

You may also like

Review: Surabaya Snowcake – Kue Bersalju yang Tengah Populer di Surabaya

Akhirnya bisa nyobain kue hits di Surabaya ini yang terus rame antrian pembeli. Lagi-lagi berkat bantuannya si adek yang anak hits, emang deh dia yang paling tahu soal tempat makan yang lagi in plus jajanan yang sedang rame dibicarakan banyak orang.

Ehm sebenarnya sih sudah nyobain sejak beberapa bulan lalu tapi terus terang fotonya lupa naruh dimana jadi nggak bisa segera review. Begitu fotonya ketemu eh cuma dua bijik hahahha. Ya sudah akhirnya minta foto dari si adek yang sudah review duluan kue ini di blog dia.

Pertama beli kue ini emang antrinya nggak kuat banget, tapi karena dia antri bareng teman-temannya yaudah lah dijalanin antrian yang udah kayak main naga-nagaan itu karena saking mengularnya. Pertama beli kue ini dia nggak dapet banyak, karena yang ada pas cuma keju yaudah yang dibeli jadi keju semua buat dia dan teman-temannya.

Continue Reading

You may also like

Review: Travel Mie Puncak, Ngafe dan Makan Serasa Sambil Camping

Mahasiswa perantauan apalagi mahasiswa yang pernah merantau di Malang pasti nggak asing dengan yang namanya jelajah kuliner. Rasanya aneh kalau sudah lama di Malang tetapi belum pernah mencoba macam-macam kuliner di kota itu. Saya pun terhitung sudah lama tinggal di Malang tapi rasanya waktu selama itu masih tidak cukup untuk dihabiskan dalam mencoba tempat-tempat kuliner yang ada di Malang. Kenapa? Ya karena rasanya hampir setiap bulan ada saja cafe dan tempat makan baru yang berdiri di kota yang disebut-sebut sebagai kota pelajar di Jawa Timur ini.

Seperti biasanya, saya mengajak adek ‘keluar kandang’ untuk mencari makan. Bingung memilih tempat mana yang akan kami kunjungi untuk membuat perut yang kosong sejak pagi karena belum sarapan ini jadi kenyang. Setelah browsing mengenai tempat baru yang unik di Malang, biar ada variasi gitu sih hehe… Soalnya kemarinnya saya bawa roti hasil baking di rumah, resep roti coklat dan kejunya si adek demen jadi saya bawa banyak buat dia dan seharian dia makan roti itu. Makanya sekarang lagi pengin makan berat yang bercitarasa gurih dan Indonesia banget. Seenak-enaknya roti habis seharian makan itu kan engap juga pengin makan yang lain ya kan? :p

Akhirnya kami memilih salah satu Cafe yang terletak di Simpang Ijen. Cafe ini mengusung tema piknik ala anak gunung.

Continue Reading

You may also like

Review: Pablo Baked Cheesetart, Kue Keju Hits di Gandaria City

Beberapa waktu ini ditimeline instagram banyak sekali orang yang memposting japanese cheese cake dan cheese tart. Japanese cheese cake asli Jepang bernama Rikuro ini happening banget lho.

Banyak yang ingin membeli karena postingan timeline yang kebanyakan memvisualisasikan rikuro yang baru keluar dari oven dengan keadaan yang masih panas dan fluffy kemudian di stempel dengan logo Rikuro yang membuat cake tersebut mentul-mentul seperti goyang dangdut gitu.

Namun sekarang kita tidak sedang membicarakan Rikuro si Japanese cheese cake namun akan mereview cheese tart Pablo asli Jepang. Pasti kalian pernah dengar Pablo bukan? Sama seperti Rikuro, Pablo begitu happening di instagram. Cheese tart dengan bentuk seperti pie susu ini begitu digemari. Berita bahagianya akhirnya Pablo ada di Indonesia!!!!!!!

Continue Reading

You may also like

Aloe Vera dan Momen Rutin Hari Minggu


Dulu sewaktu masih kecil, saya, adik dan bapak selalu memiliki momen rutin di hari minggu atau hari libur sekolah. Momen rutin yang saya maksudkan tersebut adalah menggunakan lidah buaya atau aloe vera untuk rambut kami.

Di rumah kami ada aloe vera yang sengaja ditanam untuk digunakan sebagai kebutuhan keluarga. Saya saat itu hanya tau bahwa aloe vera dapat membuat rambut menjadi subur tanpa tau fungsi lainnya.

Continue Reading

You may also like

Diganggu Radang Tenggorokan kala Weekend

Kemarin ketika weekend seperti biasanya lebih suka menghabiskan waktu dengan diri sendiri atau dengan suami. Nah kebetulan kemarin tempat yang kami kunjungi adalah kolam renang. Ketika memasuki kolam renang kami diberikan welcome drink beserta handuk secara cuma-cuma. Bisa dibayangkan betapa segarnya meminum orange juice setelah atau sebelum berenang.

Kami memilih meminum orang juice tersebut setelah renang untuk menyegarkan tenggorokan.

Namun setelah beberapa tegukan saya merasa ada yang aneh. Sepertinya orange juice tersebut mengandung pemanis buatan atau ada sesuatu yang membuat tenggorokan saya terganggu. Tetapi suami cerita tidak mengalami apa yang saya keluhkan. Jadi saya tidak terlalu memikirkannya mungkin saya yang sedang tidak enak badan.

Selang beberapa hari saya masih merasakan hal yang sama bahkan saya mengalami gejala yang lain seperti batuk, demam dll.

Continue Reading

You may also like

Review: Mangia Grand Indonesia, Makan Enak Tetep Sehat

Biasanya kalau pas weekend kami – saya dan salah seorang sahabat saya Dhifa – ketemuan dan makan di tempat yang makanannya enak atau terduga enak hasil pengaruhan review yang kami temukan internet. Nah nggak tahu ya kok mendadak mutusin jalan bareng ke Grand Indonesia ini gimana awalnya. Kalau nggak salah inget udah rada bosen sama Mall Kelapa Gading dan Kota Kasablanka deh. Janjian kami yang kali ini juga barengan sama adeknya Dhifa.

Dari Jakarta Utara saya naik taxi ke GI ini dan ketemuan di depannya. Rada susah ya janjian di GI secara mall-nya gede banget, terus terang juga saya belum biasa sih main kesitu. Takut nyasar deh :/

Pas akhirnya udah ketemuan ya udah kami masuk dan dalam kondisi laper, terutama saya yang belum sarapan padahal waktu itu udah siang. Sementara palingan tempat-tempat makan yang kami tahu di GI dan famous cuma itu-itu aja. Mau makan di Magnum Cafe, ngantrinya apa banget keburu saya gemeter karena laper. Ya udah kami jalan lagi sambil lihat-lihat tempat makan yang ada di GI. Beberapa kali tertarik mampir sih tapi kok rupanya kalau nggak rada gak cocok menu, nggak ada tempat (lagi-lagi kudu ngantri) ya ragu aja gitu makan disitu. Mungkin karena bertiga juga ya jadinya blibet nentuin mau makan dimana.

Continue Reading

You may also like

Review: Richeese Factory Malang – Mencicipi Ayam Pedas Berbagai Level

Kemana aja, nin sampek belum pernah ke Richeese Factory?

Hahaha iya udah lama banget sejak Richeese berdiri tapi saya belum lama ini nyobain. Saya masih inget deh pas dulu awal banget kerja di surabaya dan lagi demen makan dimsum dan cilok di BG Junction tuh Richeese Factory barusan buka di BG Junction. Karena sepintas lalu makanannya ayam-ayaman gitu makanya saya belum tertarik. Pikir saya lha kalau ayam-ayaman kan MCd dan KFC udah sering ya kan?

Bahkan meskipun beberapa teman udah nyobain dan suka tapi saya belum juga mampirin Richeese Factory ini. Pas akhirnya nyobain itu gara-gara saya sama si adek pagi-pagi kelaperan dan pengin makanan yang beda tapi nggak tahu apa. Yaudah terus setelah mempertimbangkan beberapa opsi, jadilah kami mutusin untuk makan di Richeese Factory ini.

Continue Reading

You may also like

Review: Pablo Cheese Millefeuille, Pastry Creamy yang Hits di Luar Negeri

Pernah dengar Pablo nggak? Belakangan ini Pablo sedang hits-hitsnya di Indonesia bersamaan dengan dibuka cabang pertama Pablo di mall Gandaria City Jakarta. Pablo ini terkenal dengan cheese tartnya melalui konsep baked cheese tart yang lembut dan sekali gigit lumer banget di mulut ini, Pablo mengambil hati para pecinta kuliner terlebih pecinta makanan yang menggunakan keju.

Sejak mendengar tentang Pablo, jujur sih saya penasaran banget sama cheese tartnya, tapi karena nggak mungkin ke Jakarta karena nggak ada perlu dan nggak enak juga titip-titip teman kuatir ngerepotin soalnya antriannya gila banget gitu saking banyak yang sama kepo dan penasarannya sama si Pablo ini. Ya sudahlah kekepoan rasa baked cheese tart ini saya kesampingkan dulu.

Eh suatu waktu pas iseng scroll timeline instagram, ada akun toko offline yang menjual produk luar negeri – kebanyakan berasal dari bangkok dan berjualan secara online juga. Pemilik toko ini sekaligus juga seorang personal shopper sementara saya follow akunnya. Waktu itu si pemilik akunnya pas lagi antri di Pablo Bangkok dan meng-update instagram-nya bahwa dia menerima titipan beberapa jenis Pablo antara lain Pablo Millefeuille dan Pablo Sabrel Cheese beberapa rasa. Karena bisa dikirim ke Surabaya saya penasaran dong dan jadi ikutan titip beli millefeuille yang cheese. Kalau bisa titip beli dan dikirim ke Surabaya kan berarti produknya nggak gampang basi dong ya. Kak Wulan, yang saya titipi menginfokan kapan kira-kira kue sampai di Indonesia dan mulai dikirim, saya bayar DP nya dulu, kira-kira setengah harga kue.

Continue Reading

You may also like